logo-menitini

RSU Bhakti Rahayu Denpasar Gelar Seminar dan Diskusi Panel Kesehatan dalam Rangka HUT ke-28

gathering RSU Bhakti Rahayu
Serangkaian peringatan HUT ke-28, RSU Bhakti Rahayu Denpasar menggelar seminar kesehatan dan diskusi panel soal pelayanan kesehatan dan lingkungan, di Denpasar, Sabtu (21/6/2025). (Foto: M-011)

DENPASAR,MENITINI.COM-Dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28, Rumah Sakit Umum (RSU) Bhakti Rahayu Denpasar menggelar kegiatan seminar dan diskusi panel yang mengangkat isu-isu strategis di bidang pelayanan kesehatan dan lingkungan. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (21/6/2025) bertempat di Harris Hotel & Conventions Denpasar ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai profesi, termasuk dokter, bidan, perawat, dan apoteker.

Acara dibuka dengan diskusi panel bertema “Fungsi PKFI Mendorong Pemenuhan Standar Pelayanan Kesehatan Paripurna”. Materi disampaikan oleh Ketua PKFI Denpasar, Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG., FICD, yang menekankan peran penting PKFI (Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Kesehatan Indonesia) dalam mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan, pembinaan fasilitas secara berkelanjutan, serta sinergi antarfasilitas untuk memenuhi standar nasional pelayanan kesehatan.

Ketua PKFI Denpasar, Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG., FICD saat menyampaikan pemaparan pada diskusi panel yang bertema: Fungsi PKFI Mendorong Pemenuhan Standar Pelayanan Kesehatan Paripurna. (Foto: M-011)

Selanjutnya, sesi seminar ilmiah menghadirkan dr. Marco Reener, Sp.JP, dokter spesialis jantung RSU Bhakti Rahayu Denpasar, yang membawakan topik “Palpitasi dan Gangguan Irama Jantung: Pendekatan Diagnosis dan Penatalaksanaan Awal”. Kehadiran dr. Marco disambut meriah oleh para peserta yang antusias mengikuti paparannya. Dalam sesi tersebut, dr. Marco menjelaskan berbagai jenis gangguan irama jantung, penyebab palpitasi, hingga pentingnya deteksi dini dan langkah-langkah penanganan awal sebelum rujukan ke layanan lanjutan dilakukan.

BACA JUGA:  Menaker Dorong K3 Lebih Berimbang, Soroti Minimnya Perhatian pada Kesehatan Kerja
dr. Marco Reener, Sp.JP, dokter spesialis jantung RSU Bhakti Rahayu Denpasar, membawakan topik “Palpitasi dan Gangguan Irama Jantung: Pendekatan Diagnosis dan Penatalaksanaan Awal, dalam seminar gathering HUT ke-28 RSU Bhakti Rahayu Denpasar. (Foto: M-011)

Materi ketiga dalam kegiatan ini adalah diskusi panel mengenai kebijakan pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari fasilitas pelayanan kesehatan, yang disampaikan oleh Amrizal Tanjung, SSi., MAS, Widyaiswara dari PPSDM Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI. Amrizal menekankan pentingnya kepatuhan fasilitas medis terhadap regulasi pengelolaan limbah untuk menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

BACA JUGA:  Jamintel Kawal Proyek Strategis Koperasi Desa Merah Putih Senilai Rp251 Triliun
Amrizal Tanjung, SSi., MAS, Widyaiswara dari PPSDM Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, membawakan materi kebijakan pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari fasilitas pelayanan kesehatan. (Foto: M-011)

Selain menjadi ajang berbagi ilmu dan memperkuat kolaborasi antarprofesi, kegiatan ini juga berlangsung meriah dengan adanya pembagian hadiah kepada para peserta. Beberapa peserta yang aktif dalam sesi tanya jawab mendapatkan hadiah menarik, serta hadiah doorprize utama berupa satu unit televisi dan kalibarasi alat kesehatan yang menambah antusiasme peserta.

Hadiah-hadiah tersebut dipersembahkan oleh perusahaan-perusahaan unit bisnis dari PT. Bhakti Rahayu Group, diantaranya, Afiliasi di Bidang Lingkungan: PT. Bhakti Bumi Berseri, CV. Pratama Jaya, Bali Waste Cycle, PT. Klin, PT. Unilab Perdana, PT. Satria Buana Cemerlang, PT. Mulia Karfa Indonesia. Afiliasi di Bidang Alat Kesehatan dan Farmasi: PT. Cahaya Murni Cemerlang, PT. Bali Wahyu Abadi, dan PT. Elektromedika Instrumentera Nusantara.

Penyerahan hadiah doorprize utama berupa 1 unit TV. (Foto: M-011)

Melalui rangkaian kegiatan ini, RSU Bhakti Rahayu Denpasar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat tanggung jawab lingkungan, serta mendorong kolaborasi lintas profesi demi tercapainya pelayanan yang lebih paripurna dan berkelanjutan.*

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>