Puan Tinjau Program Pasporia Terkait Pelayanan Paspor WNI ‘Overstay’ di Saudi 

Ketua DPR RI (H.C) Puan Maharani saat melakukan peninjauan program pasporisasi di KJRI Jeddah, Saudi, Rabu (7/12/2022).
Ketua DPR RI (H.C) Puan Maharani saat melakukan peninjauan program pasporisasi di KJRI Jeddah, Saudi, Rabu (7/12/2022). (Foto: Ist)

JAKARTA,MENITINI.COM-Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly serta Dubes RI untuk Saudi Abdul Aziz Ahmad dan Konsul Jenderal RI di Jeddah Eko Hartono melakukan peninjauan terhadap program pasporia yang merupakan program pelayanan pemberian paspor bagi warga negara Indonesia (WNI) yang overstay di Arab Saudi. Peninjauan program pasporisasi ini berlangsung di KJRI Jeddah, Saudi, Rabu (7/12/2022).

Puan melihat dan mengecek mulai dari pendaftaran, verifikasi data diri WNI, hingga proses pembuatan paspor seperti pengambilan sidik jari dan foto diri. Dalam sambutannya, Puan menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk Negara akan memberi perlindungan kepada seluruh WNI, dimanapun mereka berada.

BACA JUGA:  Puan Maharani Ingin Nusantara jadi Wajah Kemajuan Indonesia

“Tugas konstitusional negara Republik Indonesia adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Itu tidak hanya berlaku di Tanah Air saja, tetapi di mana ada orang Indonesia, di situ Negara harus hadir untuk melindungi,” kata Puan.

Program pasporisasi digagas lantaran banyak WNI di Arab Saudi yang mengalami overstay, terutama Pekerja Migran Indonesia (PMI). Akibat overstay itu, dokumen kewarganegaraan mereka menjadi tidak berlaku. Menurut KJRI Jeddah, setiap hari ada 30-60 WNI di Jeddah yang terjaring petugas Saudi karena tidak berdokumen.