Presiden Ukraina Kehilangan Minat Bergabung dengan NATO

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.(CHARLES PLATIAU / POOL / AFP)

“Kami tidak akan menjadi negara seperti itu, saya tidak ingin menjadi presiden seperti itu,” tegas Zelensky.

Ia kemudian ditayai perihal kesiapan untuk memenuhi tuntutan Rusia. Deretan tuntutan itu meliputi gencatan senjata, perubahan konstitusi, dan penolakan atas keanggotaan dalam NATO.

Kremlin juga mendesak agar Ukraina mengakui Krimea sebagai bagian Rusia. Selain itu, Moskow turut meminta agar Kiev mengakui kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.

BACA JUGA:  Prabowo Dorong Investasi Energi dan Percepatan Blok Masela dalam Kunjungan ke Jepang

Zelensky menjawab, Ukraina siap untuk berdialog. Namun, ia menggarisbawahi, pihaknya tidak akan menyerah.

Keanggotaan Ukraina merupakan salah satu dasar Rusia menyerang Ukraina. Rusia menganggap bila Ukraina bergabung NATO maka negaranya akan terancam.

NATO, diduga Rusia, bisa menjadikan Ukraina sebagai tempat peluncuran roket yang diarahkan ke negaranya.

BACA JUGA:  Prabowo Temui Kaisar Jepang Naruhito, Bahas Isu Strategis hingga Pererat Hubungan Personal

Sumber: Kumparan.com

Editor: Ton

Iklan

BERITA TERKINI

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima penghargaan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa, yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Korea Lee Jae Myung, dalam sebuah Friendship Event yang berlangsung di Garden of Sangchungjae, Istana Kepresidenan Republik Korea, pada Rabu, 1 April 2026.

Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Korea Selatan

SEOUL,MENITINI.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima penghargaan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa, dalam sebuah acara persahabatan di

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top