SURABAYA,MENITINI.COM-Masyarakat kini dapat langsung berkonsultasi melalui aplikasi online dengan dokter-dokter kepolisian terkait dengan kesehatan. Aplikasi yang bernama ‘Tanya Dokkes Presisi’ tersebut diluncurkan bersamaan dengan kegiatan Bakti Kesehatan yang dilaksanakan di Mapolda Jatim bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri menjelaskan, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan dokter-dokter polisi terdekat apabila mereka membutuhkan pertolongan medis. Hal ini akan memberikan aksesibilitas yang lebih mudah dan cepat bagi warga dalam mendapatkan nasihat medis yang diperlukan.
“Aplikasi tersebut bisa berinteraksi menghubungi dokter-dokter polisi terdekat apabila memang membutuhkan pertolongan,” kata Kapolri, Kamis (22/6/2023) seperti dikutip dari laman Humas Polri.
Menurut Kapolri, aplikasi ‘Tanya Dokkes Presisi’ dilengkapi dengan berbagai fitur yang bermanfaat. Salah satunya adalah kemampuannya untuk memberikan informasi tentang ketersediaan dan kapasitas kamar di Rumah Sakit Bhayangkara.
Kapolri mengatakan, dengan adanya fitur ini, pengguna dapat memperoleh informasi real-time mengenai ketersediaan tempat tidur di rumah sakit tersebut, yang sangat berguna dalam situasi darurat atau keadaan mendesak.
Menurut Kapolri, aplikasi ini juga menyediakan menu yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan data dokter umum atau spesialis yang siap memberikan konsultasi online. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna dalam memilih dan berkonsultasi dengan dokter sesuai dengan kebutuhan dan spesialisasi yang diperlukan.
Dengan diluncurkannya aplikasi ‘Tanya Dokkes Presisi’, Kapolri berharap dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan efektif kepada masyarakat.
Akses langsung ke dokter-dokter polisi, informasi tentang ketersediaan kamar di RS Bhayangkara, serta kemudahan dalam mengakses data dokter dan obat-obatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan responsivitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Polri kepada masyarakat.
Selain itu, aplikasi ‘Tanya Dokkes Presisi’ juga memiliki menu untuk mendaftarkan data obat-obatan yang dapat diakses oleh personel Polri. Fitur ini bertujuan untuk memudahkan personel Polri dalam mengakses informasi obat-obatan yang diperlukan dalam tugas mereka, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (M-011)
- Editor: Daton
- Sumber: Humas Polri
Berita terkait Kesehatan:
- Kemenkes Terbitkan Edaran Kewaspadaan Campak bagi Tenaga Kesehatan
- Meski Kasus Turun Tajam, Kemenkes Perketat Pengawasan Campak dan Soroti Risiko pada Nakes
- Kematian Dokter Muda di Cianjur Picu Investigasi Campak, Kemenkes Turun Tangan
- Pemberian Paket Olahan Ikan Dorong Pencegahan Stunting di Badung
- Hampir 10 Persen Anak Indonesia Alami Gejala Gangguan Mental, Kemenkes Perluas Skrining Kesehatan









