JAKARTA, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengambil peran diplomatik dengan mengumumkan adanya terobosan penting dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Ia menyebut kedua negara, bersama para sekutunya, telah sepakat memberlakukan gencatan senjata secara menyeluruh di berbagai titik konflik, termasuk Lebanon, yang mulai berlaku segera.
Pengumuman tersebut disampaikan Sharif melalui platform X pada Rabu (8/4/2026), di tengah meningkatnya perhatian global terhadap eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Langkah ini menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya mengindikasikan kesediaan Washington untuk menghentikan sementara serangan militer terhadap Iran selama dua minggu. Sinyal ini dinilai menjadi pintu masuk bagi upaya deeskalasi yang lebih luas.
Dalam upaya mendorong penyelesaian jangka panjang, Sharif juga mengundang perwakilan dari kedua negara untuk hadir di Islamabad pada Jumat. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi forum lanjutan guna merumuskan kesepakatan final atas berbagai perselisihan yang masih tersisa.
Menurut Sharif, sikap kedua pihak sejauh ini menunjukkan kehati-hatian dan komitmen terhadap dialog konstruktif. Ia menilai momentum ini sebagai peluang penting untuk membangun stabilitas kawasan.
Pemerintah Pakistan pun berharap perundingan yang dijuluki “Perundingan Islamabad” dapat menghasilkan kesepakatan damai yang berkelanjutan, dengan kemungkinan perkembangan positif dalam beberapa hari mendatang. *
- Editor: Daton









