Jumat, 21 Juni, 2024
Ilustrasi gantung diri

Ilustrasi gantung diri. (Foto: Menitini/JawaPos.com/Koko)

Seorang gadis ditemukan tewas gantung diri di lantai dua kamar rumahnya di seputaran Kerobokan Badung Bali, pada Rabu (21/12/2022) sekitar pukul 29.00 Wita.

BADUNG,MENITINI.COM-Seorang gadis ditemukan tewas gantung diri di lantai dua kamar rumahnya di seputaran Kerobokan Badung Bali, pada Rabu (21/12/2022) sekitar pukul 29.00 Wita.

Sebelum nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menjeret lehernya dengan selendang yang diikatkan pada kayu ufuk rumah, diduga gadis berusia 20 tahun itu bertengkar dengan pacarnya lewat video call.

Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana mengatakan korban diketahui berpacaran dengan pria berinisial IKA (24). Beberapa hari sebelum kejadian, pasangan remaja tersebut sedang ada konflik dan bertengkar. 

“Sekitar setengah jam sebelumnya korban bertengkar dengan IKA lewat telepon video call. Keduanya terlihat keributan dan korban mengancam bunuh diri,” ujar Iptu Sudana, pada Kamis (22/12/2022). Namun ancaman bunuh diri itu tidak direspon oleh pacarnya.

BACA JUGA:  Porsenijar Badung 2024 Resmi Dibuka

IKA panik setelah korban memperlihatkan ikatan selendang pada kayu ufuk. Akhirnya, IKA pun langsung mematikan telepon dan mengirimi pesan kepada ibu korban dengan aplikasi massanger, meminta agar melihat korban di lantai II. “Menerima pesan itu, ibu korban meminta suaminya (ayah korban) untuk ngecek korban di lantai II,” terangnya. 

Namun saat tiba di depan kamar korban, ayah korban menemukan kardus yang melintang di depan pintu kamar. Kamar diketuk, tapi tidak ada jawaban dari dalam kamar. Lalu iapun masuk ke dalam kamar lewat pintu yang saat itu tidak dikunci. Begitu kagetnya sang ayah anaknya sudah dalam posisi menggantung dengan leher terikat selendang. 

“Saksi lalu menurunkan korban dari gantungan dan kejadian itu dilaporkan ke kelian banjar hingga ke Polsek Kuta Utara,” lanjut Ketut Sudana. 

BACA JUGA:  Seorang Ibu Berusia 23 Tahun di Ambon, Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Polsek Kuta Utara langsung mendatangi lokasi TKP untuk melakukan. Dari hasil identifikasi terhadap jenasah korban, ditemukan luka jerat pada leher. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkapnya.  (M-011)