Mengapa Wanita Perlu Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Tes HPV DNA?

ILUSTRASI TES HPV DNA
Ilustrasi (Freepik)

HPV bekerja dengan menginfeksi sel-sel di area leher rahim (serviks). Dalam beberapa kasus, infeksi ini dapat memicu perubahan sel abnormal yang ditandai dengan munculnya papil atau jaringan kecil di serviks. Jika tidak terdeteksi dan tidak ditangani, kondisi tersebut berpotensi berkembang menjadi kanker.

Dr. Wirantaja menegaskan bahwa infeksi HPV tidak selalu dikategorikan sebagai penyakit menular seksual (PMS) dalam pengertian yang umum dipahami masyarakat.

BACA JUGA:  Meski Kasus Turun Tajam, Kemenkes Perketat Pengawasan Campak dan Soroti Risiko pada Nakes

“Ini bukan PMS dalam arti stigma negatif. HPV lebih kepada paparan akibat aktivitas seksual. Serviks bereaksi terhadap paparan tersebut, dan dalam prosesnya bisa muncul infeksi HPV,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun sperma tidak selalu mengandung virus, paparan berulang terhadap benda asing dapat memicu reaksi pada serviks, sehingga meningkatkan risiko munculnya HPV.

Tes HPV DNA berfungsi untuk mendeteksi keberadaan virus secara dini, bahkan sebelum muncul gejala. Dengan deteksi lebih awal, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko kanker dapat ditekan.

Iklan

BERITA TERKINI

Ilustrasi wasit

FIFA Umumkan Daftar Wasit Piala Dunia 2026

JAKARTA,MENITINI.COM – FIFA resmi merilis daftar perangkat pertandingan untuk ajang Piala Dunia FIFA 2026, yang akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Sebanyak

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top