logo-menitini

Mengapa Wanita Perlu Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Tes HPV DNA?

ILUSTRASI TES HPV DNA
Ilustrasi (Freepik)

HPV bekerja dengan menginfeksi sel-sel di area leher rahim (serviks). Dalam beberapa kasus, infeksi ini dapat memicu perubahan sel abnormal yang ditandai dengan munculnya papil atau jaringan kecil di serviks. Jika tidak terdeteksi dan tidak ditangani, kondisi tersebut berpotensi berkembang menjadi kanker.

Dr. Wirantaja menegaskan bahwa infeksi HPV tidak selalu dikategorikan sebagai penyakit menular seksual (PMS) dalam pengertian yang umum dipahami masyarakat.

BACA JUGA:  Layanan Kesehatan Peserta PBI Tetap Berjalan, Pemerintah Tanggung Iuran JKN Selama Tiga Bulan

“Ini bukan PMS dalam arti stigma negatif. HPV lebih kepada paparan akibat aktivitas seksual. Serviks bereaksi terhadap paparan tersebut, dan dalam prosesnya bisa muncul infeksi HPV,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun sperma tidak selalu mengandung virus, paparan berulang terhadap benda asing dapat memicu reaksi pada serviks, sehingga meningkatkan risiko munculnya HPV.

Tes HPV DNA berfungsi untuk mendeteksi keberadaan virus secara dini, bahkan sebelum muncul gejala. Dengan deteksi lebih awal, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko kanker dapat ditekan.

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>