Gaji Karyawan Perumda Pasar MGS Terancam Tidak Dibayar

Pasar Mangga Sedana
(foto: Antara)

BADUNG, MENIT INI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana (MGS) Badung terus mengalami kerugian. Minimnya pendapatan akibat salah unit pasar, yakni pasar Hewan Beringkit (khususnya sapi) ditutup akibat adanya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Perusahaan yang dipimpin I Made Sukantra selaku Direktur Utama terancam tidak bisa membayar gaji karyawan.  Kondisi itu pun telah dilaporkan ke Bupati Badung, Giri Prasta. Saat memberikan laporan itu, sesuai penjelasan Dirut I Made Sukantra, Bupati Giri Prasta menyampaikan akan memberikan bantuan dana kelangsungan operasional pasar. “Bapak Bupati langsung menyatakan akan memberikan bantuan dana untuk membantu operasional perusahaan,”kata Sukantra, seperti dikutip Surat Kabar POS BALI, Rabu (7/9/2022).

BACA JUGA:  Tak Mau Buka Toko, Ini Alasan Pedagang Pasar Seni Kuta

Namun lanjutnya, niat baik Bupati untuk membantu Perumda Pasar MGS tidak bisa dilakukan segera karena terbentur aturan.  “Kalau memberikan penyertaan modal belum ada Perdanya, sedangkan memberikan bantuan operasional langsung tidak diperbolehkan aturan,”terang Sukantra.

Untuk menutupi biaya operasional, pihaknya saat ini memaksimalkan pendapatan dari sejumlah pasar lainnya. “Masih ada pemasukan dari Pasar Umum di Beringkit, Pasar Kuta, termasuk pasar senggol,”imbuhnya. Dari pemasukan itulah pihaknya untuk sementara masih bisa menutup operasional termasuk gaji karyawan. 

Secara terpisah Direktur Umum Perusda MGS I Wayan Mustika menjelaskan,  untuk kebutuhan operasional termasuk gaji seluruh karyawan dalam sebulan mencapai Rp900 juta lebih. “Untuk sebulan kebutuhan operasional sekitar  Rp900 juta lebih. Dengan kondisi sekarang kita kekurangan anggaran untuk pembayaran gaji karyawan sekitar Rp400 juta dalam sebulan,”terangnya. 

BACA JUGA:  Babi Bali Sudah Bisa Keluar Daerah, Akhir Oktober Sapi dan Kqmbing Sudah Divaksin 80 Persen

Nah, lanjut dia, sesuai arahan pemerintah selaku pemilik perusahaan, Direksi diminta mengusahakan secara intern lantaran regulasi tidak memungkinkan memberikan dana secara langsung. “Untuk bulan ini kita bisa menutupi, walau sedikit telat (pembayaran gaji),”tandasnya. M-003