DENPASAR,MENITINI.COM – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu, dengan menegaskan kembali pentingnya penerapan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) di seluruh sektor pariwisata.
Langkah ini dinilai krusial mengingat mobilitas wisatawan yang diprediksi meningkat, terutama menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026.
Dilansir dari Kantor Berita Antara, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo, menegaskan bahwa protokol CHSE bukan sekadar formalitas, melainkan benteng awal untuk mencegah penularan penyakit di kawasan wisata.
“Sebagai langkah antisipatif, protokol CHSE memang perlu untuk selalu dijalankan,” ujar Fadjar.








