Jumat, 21 Juni, 2024

Kondisi Jembatan Kawanua di Kabupaten Maluku Tengah yang terputus. (Foto: M-009)

AMBON, MENITINI.COM – Intensitas curah hujan yang tinggi di Maluku berdampak pada kerusakan akses Jalan Trans Seram. Puluhan kendaraan roda empat sempat terjebak antrean panjang saat melintas di jalan tersebut, tepatnya di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (23/5/2024).

Puluhan mobil yang melintas di daerah itu tak bisa melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan menyusul putusnya jembatan Kawanua pada Kamis pagi.

Akibat putusnya jembatan tersebut, kendaraan yang datang dari arah Kota Masohi ibu kota kabupaten Maluku Tengah maupun dari arah Kecamatan Teluti dan dua kecamatan di Seram Bagian Timur tertahan di lokasi tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Camat Tehoru Hanafi Syarif. Ia mengakui banyak kendaraan roda empat yang terjebak setelah putusnya jembatan tersebut dan akhirnya memilih putar arah karena tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Dijelaskan, saat ini pihak Balai Jalan dan Jembatan Nasional Wilayah Maluku sementara memperbaiki oprit jembatan yang rusak.

Petugas BPBD Maluku Tengah juga sudah di lokasi untuk membantu memperbaiki kerusakan jembatan tersebut.

“Tadi dari Balai Jalan sudah bilang ke saya paling lama dua hari pekerjaannya selesai, memang mereka punya satu eksavator juga sedang terjebak di luapan sungai, kita berharap semoga secepatnya diselesaikan,” ujar Camat Tehoru, Hanafi Syarif. 

Diketahui, Jembatan Kawanua merupakan jembatan terpanjang di Pulau Seram yang menghubungkan tiga kabupaten di pulau tersebut.

Jembatan itu terputus setelah hujan deras tanpa henti mengguyur Maluku Tengah dalam beberapa hari terakhir hingga mengakibatkan banjir dan luapan sungai. (M-009)

  • Editor: Daton