Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana saat memaparkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2027 dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (17/6).

Kemenpar Prioritaskan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan pada 2027 Meski Anggaran Menurun

JAKARTA,MENITINI.COM – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan tetap menjadi fokus utama pada tahun 2027. Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat memaparkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027 dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (17/6). Menurut Widiyanti, sektor pariwisata […]

Kemenpar Prioritaskan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan pada 2027 Meski Anggaran Menurun Read More »

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pementasan Parade Calonarang yang dibawakan Duta Kabupaten Badung dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Selasa (16/6).

Bupati Adi Arnawa Hadiri Pementasan Calonarang Duta Badung di PKB 2026

DENPASAR,MENITINI.COM – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pementasan Parade Calonarang yang dibawakan Duta Kabupaten Badung dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Selasa (16/6). Kehadiran Bupati Badung didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung

Bupati Adi Arnawa Hadiri Pementasan Calonarang Duta Badung di PKB 2026 Read More »

AMBON, MENITINI - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa di Kota Ambon berujung ricuh pada, Rabu (17/6/2026). Demonstrasi yang awalnya berlangsung damai tersebut berubah menjadi bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian di kawasan, Gong Perdamaian, pusat kota Ambon. Para mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kampus itu turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi terkait sejumlah isu daerah dan nasional. Mereka memulai aksi dengan long march sambil membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan melalui pengeras suara. Situasi mulai memanas ketika massa mencoba menerobos barikade polisi yang berjaga di sekitar lokasi aksi. Aparat yang berusaha menghalau massa mendapat perlawanan, sehingga terjadi aksi saling dorong yang kemudian berkembang menjadi adu jotos antara beberapa pendemo dan petugas Kericuhan bermula ketika mahasiswa membakar ban bekas di badan jalan saat aksi berlangsung. “Kami menuntut peninjauan kembali hingga pembatalan atas seluruh produk kebijakan publik yang dinilai kontradiktif dengan asas kemaslahatan rakyat serta mengabaikan prinsip-prinsip good governance,” teriak Koordinator Aksi Eston Halamury saat menyampaikan orasi. Menurut informasi yang dihimpun, aksi yang semula berlangsung tertib berubah memanas ketika polisi berupaya memadamkan ban bekas yang dibakar karena dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Upaya tersebut mendapat penolakan dari massa aksi hingga memicu bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian. Mahasiswa dan Polisi Saling Serang Dalam kericuhan itu, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Ambon terlibat aksi saling dorong dan adu jotos dengan aparat. Sejumlah mahasiswa dilaporkan mengalami luka memar akibat bentrokan tersebut. Beberapa peserta aksi yang diamankan polisi sempat dibawa ke Polsek Sirimau yang berada tidak jauh dari lokasi demonstrasi. Situasi semakin memanas setelah sebagian mahasiswa melempari aparat dengan batu sebagai bentuk protes atas tindakan yang mereka anggap represif. Aksi kejar-kejaran antara polisi dan mahasiswa pun tidak dapat dihindari. Dalam insiden tersebut, seorang anggota polisi dilaporkan terluka akibat terkena lemparan batu. Kericuhan akhirnya mereda setelah Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Yoga Putra Prima Setya turun langsung ke lokasi untuk menenangkan anggotanya dan massa aksi. Mahasiswa pendemo sempat diamankan kemudian dilepaskan kembali. Aparat kepolisian akhirnya mengambil langkah untuk membubarkan massa dan mengendalikan situasi. Beberapa mahasiswa terlihat diamankan, sementara sejumlah lainnya mengalami luka ringan akibat bentrokan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi aksi sudah berangsur kondusif. Pihak kepolisian mengimbau agar mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai, sementara perwakilan mahasiswa menyatakan akan tetap mengawal tuntutan mereka melalui jalur yang konstitusional. (M-009).

Ricuh di Tengah Aksi! Mahasiswa dan Polisi Terlibat Adu Jotos

AMBON, MENITINI.COM- Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa di Kota Ambon berujung ricuh pada, Rabu (17/6/2026). Demonstrasi yang awalnya berlangsung damai tersebut berubah menjadi bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian di kawasan, Gong Perdamaian, pusat kota Ambon. Para mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kampus itu turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi

Ricuh di Tengah Aksi! Mahasiswa dan Polisi Terlibat Adu Jotos Read More »

Scroll to Top