“Traktor Roda Empat Diserahkan ke Petani SBB, Anos: Ujungnya Satu, Rakyat Harus Sejahtera!”

Anggota Komisi II DPRD Maluku, Anos Yermias saat menyaksikan penandatanganan berita acara penyerahan satu unit traktor antara Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten SBB di Balai Diklat Pertanian, Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.
AMBON, MENITINI – Bantuan satu unit traktor roda empat untuk petani di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mendapat sorotan dari DPRD Maluku. Anggota Komisi II DPRD Maluku, Anos Yermias, menegaskan bantuan alat pertanian tersebut harus benar-benar berdampak pada peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Anos, bantuan traktor bukan sekadar seremoni penyerahan barang pemerintah. Lebih dari itu, bantuan tersebut harus menjadi bagian dari langkah nyata membangun sektor pertanian Maluku.
“Karena niat kami di Komisi II adalah bagaimana membangun pertanian di Maluku sehingga bisa menghadirkan yang namanya kesejahteraan,” kata Anos kepada wartawan usai menyaksikan penandatanganan berita acara penyerahan satu unit traktor antara Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten SBB di Balai Diklat Pertanian, Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Senin (31/8/2026).
Bicara Kesejahteraan Harus Ada Bukti.
Anos menilai selama ini istilah kesejahteraan masyarakat kerap digaungkan, tetapi implementasinya tidak selalu mudah diwujudkan.
Karena itu, menurut dia, bantuan alat dan mesin pertanian seperti traktor merupakan salah satu bentuk konkret pemerintah dalam membuka jalan menuju peningkatan kesejahteraan petani.
“Selama ini orang berbicara kesejahteraan, tetapi tidak tahu memulainya dari mana. Sehingga bantuan traktor ini adalah salah satu bentuk bagaimana mensejahterakan kelompok pertanian di masyarakat,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Maluku terhadap sektor pertanian, termasuk dukungan anggaran yang bersumber dari APBD maupun APBN.
“Saya sebagai anggota DPRD hari ini menyaksikan langsung penyerahan ini.
Karena itu, ucapan terima kasih kepada Bapak Gubernur Maluku atas perhatian dan kepeduliannya sehingga ada program dan kegiatan yang dibiayai dengan anggaran APBD/APBN,” kata Anos.
Petani Diminta Jangan Sia-siakan Bantuan
Traktor tersebut selanjutnya diperuntukkan bagi Kelompok Tani Partisipasi Pembangunan di Desa Uraur, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB.
Anos berharap bantuan itu tidak sekadar tersimpan atau digunakan secara terbatas. Ia meminta kelompok tani memanfaatkan traktor secara maksimal untuk menggenjot produktivitas pertanian dan meningkatkan hasil yang pada akhirnya berdampak terhadap pendapatan petani.
“Kita tidak ingin mengecewakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat yang sudah menggelontorkan anggaran untuk membeli peralatan ini,” tegasnya.
Menurut Anos, keberhasilan bantuan pemerintah harus diukur dari manfaat yang dirasakan langsung masyarakat. Semakin produktif lahan dan semakin meningkat hasil pertanian, semakin nyata pula manfaat program tersebut.
Anos juga berharap dukungan serupa tidak berhenti di SBB. Ia mendorong agar pada tahun mendatang perhatian pemerintah dapat diperluas kepada kelompok tani di daerah lain di Maluku yang membutuhkan dukungan alat pertanian.
Ia memastikan Komisi II DPRD Maluku akan terus memberikan dukungan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi mitra kerja komisi tersebut, khususnya dalam mendorong pembangunan sektor pertanian.
“Sebagai Komisi, kami selalu memberikan dukungan bagi seluruh OPD yang bermitra dengan Komisi II. Tujuannya hanya satu, rakyat harus sejahtera,” pungkasnya.
(M-009).
BACA JUGA:  IPAL Jadi Sorotan, Mie Gacoan Ambon Tutup Sementara, 150 Pekerja Dirumahkan
Scroll to Top