Dramatis! Tim SAR Selamatkan 13 Pendaki di Gunung Simalopu, Tiga Kritis Hipotermia dan Cedera 

Tim SAR Selamatkan 13 Pendaki di Gunung Simalopu, Tiga Kritis Hipotermia dan Cedera
Tim SAR Selamatkan 13 Pendaki di Gunung Simalopu, Tiga Kritis Hipotermia dan Cedera
AMBON, MENITINI.COM – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi 13 pendaki yang mengalami insiden saat melakukan pendakian di Gunung Simalopu, Maluku, Senin (8/6/2026).
Dalam peristiwa tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami hipotermia dan cedera akibat cuaca ekstrem serta medan yang sulit.
Sebagian besar dari parah pendaki itu adalah mahasiswa. Mereka mengalami hipotermia, sesak nafas dan cidara pergelangan kaki saat mendakit Gunung Simalopu di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon pada Sabtu, 6 Juni 2026, pukul 12.00 WIT.
Setelah mendapat laporan dari warga pada Minggu, 7 Juni 2026 malam, Tim SAR tiba di Desa Liang sekitar pukul 23.58 WIT.
Selanjutnya, berkoordinasi dengan masyarakat setempat guna pelaksanaan operasi SAR,” kata Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan informasi, 13 pendaki itu terdiri 10 orang mahasiswa dan tiga orang pemuda. Beberapa pendaki mengalami sakit saat dalam perjalanan turun pada, Minggu (7/6/2026).
Arafah menjelaskan bahwa, proses evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan darurat dari rombongan pendaki yang terjebak sejak malam hari akibat hujan deras dan suhu dingin yang drastis.
Tim langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa perlengkapan medis dan evakuasi.
“Dari 13 pendaki yang dievakuasi, tiga di antaranya mengalami kondisi serius berupa hipotermia dan cedera pada kaki. Sementara yang lainnya dalam kondisi lelah dan dehidrasi,” ujar Kasi Operasi Basarnas Ambon, Azwan.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis karena tim harus menembus jalur terjal, licin, serta kabut tebal yang menyelimuti kawasan gunung.
Beberapa korban bahkan harus ditandu secara bergantian oleh tim penyelamat untuk mencapai titik aman.
Setelah berhasil dievakuasi, para korban langsung mendapatkan penanganan medis di posko darurat sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat untuk perawatan lebih lanjut.
Pihak SAR mengimbau para pendaki untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, mempersiapkan perlengkapan yang memadai, serta tidak memaksakan diri saat kondisi fisik tidak memungkinkan.
“Kami minta masyarakat dan pecinta alam agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas pendakian,” tegasnya.
Hingga saat ini, seluruh pendaki dilaporkan dalam kondisi selamat dan terus menjalani pemulihan.
Sekekedar diketahui, ketiga pendaki kemudian dilarikan ke RSUD Dr. H Ishak Umarella, Tulehu, untuk mendapat penanganan medis lanjutan.
Para pendaki yang merupakan mahasiswa antara lain :
1.   Erwin Tanamal (22)
2.   Imanuel Perlu (21)
3.   Axl Yudha (22)
4.   Nova Linukru (22)
5.   Wulan (22)
6.   Serlin Leatemia (25 )
7.   Azel Ali Bugis (21)
8.   Aditya Prasetyo (21)
9.   Farhan Kelian (23)
10.  Rifaath Thatawi Hanubun   (23).
 Selanjutnya, tiga pemuda antara lain:
1.  Elga Leatemia (27)
2.  Hilda Nunumete (22)
3.  Zadrak Uniwali (22). (M-009)
  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top